A mosque in a verdant valley

On my way to Bukit Lawang from Bukittinggi, West Sumatra, I passed through a winding road with a verdant valley on the left and lush green hills on the right. My wish to stop for a while on the road side in order to enjoy the green scenery on the valley was become reality when the man who drove the car that I rented, stopped in front of a road-side coffee stall. The stall owner greeted me wholeheartedly and ushered me to the back of his stall even though I refused it politely. As he still insisted, I followed him to find an open terrace that looked over the valley, and what I saw was as appeared in the picture below.

IMG_LAN03

In the valley, there were houses that grouped into a village or the locals called a โ€˜nagariโ€™. A mosque with its red painted domes looked quite prominent compared to other houses in the village, while lush green paddy fields stretched around the village. I just imagined how the scenery would be when the paddy in the fields had ready to harvest, how the now green fields would turn yellow. I believed that the scenic valley would present its other kind of beauty with yellowish paddy fields around the village at that time.

IMG_LAN01

The stall owner told me that the valley was known as Landia River Valley and the village was called Nagari Sungai Landia or Landia River Village. The village was located in Subdistrict IV Koto, Agam Regency, West Sumatra. Travelers could reach the valley easily from Bukittinggi by about 45 minutes drive through a relatively good and winding road with picturesque scenery along the road.–

Keterangan:

Dalam perjalanan menuju ke Bukit Lawang dari arah Bukittinggi, aku melewati seruas jalan berliku yang berada di tubir bukit. Lembah menghijau di bawah yang tampak di sisi kiri jalan menjadi pemandangan sejuk yang menemani sepanjang ruas jalan itu. Keinginanku untuk berhenti sebentar guna memuaskan mata memandang kehijauan sambil menghirup udara segar terpenuhi ketika kendaraan yang aku tumpangi berhenti di depan sebuah bangunan sederhana yang ternyata adalah sebuah kedai kopi. Pemilik kedainya cukup ramah menyambut, bahkan langsung mempersilahkan masuk. Aku yang memang tidak berminat untuk membeli sesuatu di kedai itu merasa tidak enak dengan tawarannya sehingga menolak dengan halus dan sengaja berjalan menjauh ke samping kedai untuk menikmati keindahan lembah dari situ. Tetapi ternyata lelaki pemilik kedai itu tetap mengajak aku untuk mengikutinya meskipun sudah tahu kalau aku tidak akan berbelanja di kedainya. Diajaknya aku ke arah belakang kedai dimana terdapat beberapa meja dan kursi yang tertata rapi di sebuah teras terbuka yang memberikan pemandangan bebas ke dasar lembah. Dan pemandangan seperti di bawah inilah yang tersaji di depan mata.

IMG_LAN08

Lembah yang menghijau dengan rumah-rumah penduduk yang membentuk suatu nagari atau kampung tampak berada di dasar lembah. Sebuah mesjid dengan kubahnya yang berwarna merah berdiri megah dan cukup menonjol dibandingkan dengan rumah-rumah penduduk yang hampir semuanya memiliki atap berwarna kehitaman. Sawah yang subur menghijau terbentang luas di sekeliling nagari itu. Cukup lama juga aku terpaku melihat pemandangan lembah yang permai ini. Terbayang, bagaimana nuansa keindahan lain yang akan tersaji ketika padi di sawah itu sudah menguning dan siap dipanen.

IMG_LAN07

Ketika aku bertanya mengenai lembah dan perkampungan yang ada di dasarnya itu, aku memperoleh informasi kalau lembah itu dikenal dengan nama Lembah Sungai Landia. Sedangkan desa di dasar lembah itu bernama Nagari Sungai Landia yang masuk dalam wilayah Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam. Tempat ini bisa dicapai dengan berkendara kurang lebih selama 45 menit dari Bukittinggi melalui jalan yang relatif bagus dengan pemandangan indah yang menemani sepanjang perjalanan.

IMG_LAN09

Eh iya, postingan ini kan bersamaan dengan dimulainya Bulan Ramadhan, jadi bersama ini aku juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi teman-teman dan semua pengunjung blog ini yang menjalankannya; semoga ibadahnya diterima oleh Allah SWT.–

IMG_LAN04

Categories: Travel Pictures | Tags: , , , | 40 Comments

Post navigation

40 thoughts on “A mosque in a verdant valley

  1. You have a knack for finding the most picturesque locations, Chris. Keep them coming!

    Oh, and did you get a coffee from the stall owner?๐Ÿ™‚

    • Unfortunately I had to refuse the coffee, Sid. Doctor forbade me of drinking coffee for a time being due to my stomach problem ๐Ÿ˜ฆ

  2. selamat menjalankan ibadah puasa om Chris. Kira-kira di dalam hutan perbukitan itu ada air terjunnya nggak ya? hahaha.๐Ÿ˜€

    • Nah itu yang harus dicari tahu, Mas. Tapi perkiraanku sih ada, karena ada sungai yang mengalir di dasar lembah itu, meskipun belum tentu juga merupakan air terjun yang tinggi terjunannya ๐Ÿ™‚

  3. Chris, What a beautiful valley and we’d have missed your magnificent photos if you hadn’t accepted the nice coffee man’s invitation. I call that a great place to have a cup of coffee.

    • Yes, you’re right Sheri ๐Ÿ™‚ And the place was really a perfect place to have afternoon snack and coffee

  4. Chris indah sekali pemandangan Lembah Sungai Landia๐Ÿ™‚ Spt di gambar pemandangan luar negeri๐Ÿ˜‰ .

    • Iya, Mbak. Sayang waktu aku ke sana langitnya mendung berat. Kalau pas cerah mungkin akan lebih indah pemandangannya

  5. Wow! What a place! Great photos.

  6. harumhutan

    amiin,trimakasi om๐Ÿ™‚

    dan wow…sejuk gitu ya om,masjid dengan dikelilingi hutan, makin sejuk hawanya

    bukit tinggi emang panoramnya indah ya..:)

    • Sejuk dan juga membuat yang beribadah di situ semakin mengagumi kebesaran Yang Maha Kuasa dengan keindahan ciptaanNya. Mudah-mudahan saja keindahan alam ini bisa lestari tanpa dirusak oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab ya Wiend ๐Ÿ™‚

  7. masssss bagus banget yaa desanya

    • Iya Mbak, aku lagi kepikiran pengin balik lagi ke sana dan berkunjung ke desa itu. Pengin menikmati suasananya juga

  8. Ternyata cuma 45 menit dari Bukittinggi ya pak chris. Waah dulu belum tahu soal info ini. Ternyata ada tempat seindah itu. Seperti biasa nice post and great picture pak๐Ÿ™‚

    • Aku juga gak sengaja nemunya, Yus. Dan tahu gak, ternyata masih banyak juga tempat-tempat lain yang menarik tapi belum terlalu dikenal umum. Kalau punya waktu banyak, sebetulnya asyik juga menjelajah sambil menikmati keindahan alam Sumatra Barat

  9. Stunning!

  10. Wow, beautiful shots gorgeous view! I can imagine how wonderful to have a coffee with this view.

    • Yup, it would be wonderful to have a cup of warm coffee in a terrace with a gorgeous view of the valley while the cool breeze caressing our body ๐Ÿ™‚

  11. Mesjidnya memang tampak mencolok di banding rumah2 yg lain ya Om, indah banget, di padu warna hijau di sekelilingnya.

  12. Meresapi kekayaan Swarnadwipa dari keelokan alam Kabupaten Agam ini.
    Betapa kita tidak bersyukur…bertanah air kaya dan makmur….

    • Betul Bu, tetapi seharusnya rasa syukur juga dibarengi tindakan ikut melestarikan keindahannya. Kalaupun mau memanfaatkan, juga seharusnya memanfaatkannya dengan arif sehingga alam semesta dan mahluk penghuninya, termasuk kita manusia, bisa memiliki hubungan yang saling menguntungkan

  13. wow pasti damai dan sejuk banget tuh, bang

  14. saya yang sampai usia 22 tahun berada di Sumbar, belum sampai kesini kayaknya chris. Di awal ngerantau saya sempat bingung, dimana menariknya Puncak yang digilai orang2 Jakarta, secara saya merasa di Sumbar jauh lebih cantik untuk pegunungan-lembahnya serta pantai2 yang menakjubkan. cuma yang membedakan, penduduk lokal Sumbar tidak sepermisif penduduk lokal lain. Semoga keindahan itu tetap terjaga๐Ÿ™‚

    • Rasanya daerah ini juga belum lama diperkenalkan sebagai tujuan wisata, Mbak. Perasaan terakhir kali ke Sumara Barat beberapa tahun yang lalu juga aku belum mendengar mengenai lembah ini. Ya, harapan kita sama, Mbak. Semoga kedamaian dan keindahannya tetap terjaga ๐Ÿ™‚

  15. Damn! It’s so perfect to pray and doing contemplating๐Ÿ™‚

  16. While enjoying a cup of fresh KOPI SUMATERA!

  17. Meski cuma lihat foto, aku juga bisa menghirup udara segarnya dari sini Om haha๐Ÿ˜€ keren banget !

  18. Great photos and lovely part of Sumatra! Good to know this places and thanks for sharing! Bye Kamila๐Ÿ™‚

  19. Keren banget Om..itu Masjidnya cantik om..dengan hiasan sawahnya…terlihat jelas kalau masyarakat di sana mampu memelihara alam dengan baik ya om.. dan bagi saya ini foto yang sulit untuk di dapatkan

    • Betul Bli, waktu itu pas melongok ke lembah, langsung mesjid itu yang menarik perhatian. Kelihatan sangat menonjol di tengah kehijauan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: