A waterfall right by a road

West Sumatra was one of many provinces in Indonesia that had so many beautiful sceneries. That was why the province had a big chance to be one of the tourism centers in Indonesia. One of many tourist destinations in there was a small town located in Minangkabau Highlands, called Bukittinggi. But I’m not talking about the cool town, well . . . at least not in this post; I’ll talk about a waterfall that I saw on my way from Padang (the province’s capital city) to Bukittinggi, instead. The waterfall was located in a valley called Anai Valley or “Lembah Anai”, which was why the waterfall was called Lembah Anai Waterfall.

IMG_ANA06

To come to the waterfall was quite easy; travelers could reach the location by car. It was only about 60 to 90 minutes drive from Padang. “Don’t be afraid to miss the fall for it is clearly visible from the main road”, said a hotel attendant when I asked him about the waterfall. And by visiting the waterfall, I proved that what the attendant said was true, for the waterfall was there, right by the main road, even the mist emanating from the more than 40 meters high waterfalls often made the cars passing the road became quite damp.

IMG_ANA01

According to some locals that I met there, there were two other waterfalls aside the waterfall by the main road, but to reach the other two, travelers need more stamina and preparation because those two other waterfalls were located deep inside a natural reserve forest above the first waterfall, and there was no path built for tourists there, yet. I believe that the two waterfalls must be prettier and the atmosphere was also more tranquil than in the first waterfall. Well, I hope that I can reach those two waterfalls when I got another chance to visit the area🙂

IMG_ANA09

By the way, In front of Lembah Anai Waterfall, there was an old railway track which crisscrossed the main road in several place in the valley. It was not a usual track, it was a rack track instead. A rack track enable a locomotive to drag wagons climbing through a slope. Unfortunately, the track was not in use for regular trains anymore. It was only used for special trains for tourists that embarked from Padang by now.–

Keterangan :

Sumatera Barat merupakan salah satu propinsi yang memiliki potensi yang cukup besar di bidang pariwisata karena memiliki banyak lokasi dengan pemandangan indah, bahkan beberapa di antaranya juga unik. Salah satu yang merupakan daerah tujuan wisata yang cukup terkenal di sana adalah kota Bukittinggi. Ah tapi kali ini aku gak membahas mengenai Bukittinggi sih, paling tidak aku tidak membahasnya dalam postingan kali ini. Kali ini aku hanya akan membahas mengenai sebuah air terjun yang terdapat di tepi jalan utama yang menghubungkan kota Padang dengan Bukittinggi, tepatnya di suatu lembah yang dikenal dengan nama Lembah Anai. Karena lokasinya inilah, air terjun ini juga dikenal dengan nama Air Terjun Lembah Anai.

IMG_ANA07

Air terjun ini benar-benar berada di tepi jalan utama, jadi rasanya mustahil ada orang yang tidak melihatnya kalau sedang melintas di jalan tersebut, kecuali orang itu sedang tidur nyenyak ya😛. Bahkan karena lokasinya yang benar-benar di tepi jalan itu, tampias air yang timbul akibat terjunan air setinggi lebih dari 40 meter di Air Terjun Lembah Anai itu kerap membasahi kendaraan-kendaraan yang lewat di situ.

IMG_ANA08

Menurut beberapa orang yang sempat aku temui di lokasi air terjun itu, sebetulnya masih ada dua air terjun lain di sekitar situ. Tetapi untuk mencapainya dibutuhkan stamina lebih dan tentu juga persiapan mengingat lokasinya yang berada di dalam hutan di atas air terjun yang pertama itu, apalagi jalan menuju kesana belum dibuka untuk tujuan wisata. Aku membayangkan, pastilah di sana suasananya lebih asri dibandingkan di lokasi air terjun pertama yang menurut aku terlalu ramai pengunjung sementara petugas kebersihan kurang, sehingga di lokasi terkesan kotor akibat sampah yang ditinggalkan pengunjung. Nantilah, mudah-mudahan di lain kesempatan aku bisa sampai juga di dua air terjun yang ada di atas posisi Air Terjun Lembah Anai itu.

IMG_ANA05

O ya, di depan Air Terjun Lembah Anai terdapat juga jalur kereta api. Kalau diperhatikan betul, kelihatan kalau rel di situ agak berbeda dibanding rel-rel yang ada di jalur lain, karena yang ada di sana adalah jalur rel bergigi yang memungkinkan lokomotif menarik gerbong di jalur dengan kemiringan di atas normal. Maklumlah karena di situ kereta harus merayap di lamping bukit. Di beberapa lokasi di lembah itu, jalur kereta api berpotongan dengan jalur jalan aspal melalui jembatan-jembatan yang dibangun di atas jalan tersebut sehingga membuat pemandangan bertambah indah. Sayangnya jalur itu sudah tidak dipergunakan lagi untuk angkutan kereta api reguler, sehingga keinginanku untuk bisa memperoleh foto kereta yang sedang melintas di jembatan di atas jalan itu tidak terlaksana. Dengar-dengar sih katanya yang melewati jalur itu sekarang hanyalah rangkaian kereta Wisata, itupun kebetulan sedang tidak jalan ketika aku ke sana😦 .–

Categories: Travel Pictures | Tags: , , , | 48 Comments

Post navigation

48 thoughts on “A waterfall right by a road

  1. Beberapa kali baca tentang air terjun pinggit jalan ini tapi baru kali ini baca yg bahas rel kereta juga.
    Penasaran euy, tapi sampai setua ini belum pernah aku nginjak sumatra. Baru sampe secuil di ujung lampung aja. ;(

  2. Beautiful photos -I love it! So nice scenery. Thanks for taking me there… Bye. K.

  3. Wah memang keren mas kata suami aku keretanya masih namun buat angkut batu bara saja itu juga tidak setiap hari

    • Oh ternyata masih ada kereta angkut batu bara juga yang lewat ya. Wah harus cari informasi juga nih kapan lewatnya tuh kereta supaya kalau pas ke sana lagi bisa pas waktunya si kereta itu lewat di atas jembatannya

  4. What a lovely waterfall, Chris, and so high up. Did the water make a lot of sound as it fell?

  5. Baguss,, kapan2 kesini ah!!😀

  6. Duh foto lembah anai disini bagus banget, padahal setiap mudik lewat jalur darat pasti melewati ini. tapi udah lama ga mampir.

  7. Teguh Puja

    Belum pernah menjejakkan kaki di Sumatra, Mas.😀

  8. Lokasi air terjunnya bagus sekali Chris. Aku suka serba hijau begitu, pastinya udaranya sejuk banget dan bersih bebas polusi🙂 .

    • Iya, Mbak. Seger, tapi kalau polusi sih rasanya masih ya, apalagi di waktu-waktu tertentu jalanan di depan air terjun itu cukup padat dengan kendaraan yang lewat

  9. tempat yang indah, mesti sejuk sekali ya🙂

    soal sampah masalah mental nih mas menurutku, kita terbiasa manja, punya banyak asisten untuk urusan bersih2. tapi tetap optimis deh suatu ketika para penikmat keindahan tidak lagi egois. meninggalkan tempat yang indah tetap indah dengan memunguti kembali sampah2 yang mereka buat selama keberadaannya disana.

    salam
    /kayka

    • Betul, Mbak. Dan soal sampah, memang masalah mental dan kebiasaan sehingga lumayan susah juga buat mengubahnya. Ya mudah-mudahan sih bisa berubah menjadi lebih baik sehingga masalah sampah bisa berkurang banyak

  10. Good night friends! Sleep well and sweet dreams, and smiles when you’re sleeping
    We hear tomorrow night as beautiful and quiet!

  11. Bagus sekali air terjunnya. Tinggi ya pak Chris. Saya tertarik melihat batu-batu penyusun dinding air terjun itu..

    • Gak terlalu tinggi sih Mbak. Dan rasanya perhatian kita sama nih. Begitu sampai di sana juga batu tebing itu yang menyita perhatianku karena kelihatan seperti bikinan

  12. Salah satu air terjun yang mudah diakses oleh masyarakat awam, karena di pinggir jalan raya, banyak angkutan lewat, dan tidak perlu capek-capek melibas medan hutan. Foto yang ada 2 orang duduk itu menarik Om.

  13. pak Chris motonya dari atas jembatan ya…
    enak deh main air duduk di batu2 besarnya di bawah air terjunnya itu, dan merasakan percikan air…sejuknya

  14. Chris – Beautiful photographs, as always. I love waterfalls. They remind me of something being sparkling clean. Great work.

  15. Cantiknya Lembah Anai berhasil diusung Pak Krish melalui postingan ini. ooh sudut pengambilan dari rel sebrang air terjun menyuguhkan tampilan berbeda lebih elok ya Pak. Siap mantengin oleh-oleh berikutnya….

    • Tiap sudut pasti memiliki keelokannya sendiri koq Bu. Aku nyebrang karena di dekat air terjunnya kebetulan sudah terlalu banyak orang, sehingga tidak nyaman untuk berlama-lama berada di situ

  16. Aaah dulu cuma lewat aja dan lihat air terjun ini dari mobil pak. Belum sempat turun…duh nyesel😦

    • Tapi cuma lewat pun sudah bisa menikmati keindahannya kan ya Yus.
      Ayo atur waktu buat ke sana lagi supaya nyeselnya hilang 🙂

  17. Indah sekali🙂
    duniakecilindi.blogspot.com

  18. Wuii .. jadi pengen ke sana dan motret air terjun cantiknya mas🙂

  19. Subhanallah,,,tempatnya benar2 keren,,,indah,,sejuk,,,bikin enak mata memandang,,,belum pernah melihat air terjun dari dekat,,,,

    • Kalau kebetulan jalan ke Lembah Anai, pasti dapat kesempatan melihat air terjun dari dekat, bahkan bisa bermain air di bawahnya tanpa perlu berjalan jauh

  20. Ini jalan menuju kampungku, Mas Krish. Aih jadi kangen Bukittinggi. Jalur kereta api itu salah satu bukti hebatnya rancangan Belanda, sampai sekarang tetap bisa dipakai walau cuma untuk wisata. Sayang ya ilmu mereka tidak kita ambildi saat merdeka🙂

    • Iya ya Mbak, kalau dilihat hasil kerja mereka bisa kuat bertahan sampai sekarang sementara hasil kerja kita koq baru sebentar sudah rusak lagi. Memang harusnya ilmu mereka bisa diambil dan diterapkan untuk kemakmuran bangsa, tidak hanya disia-siakan

  21. Ah ini jalanan menuju bukit tinggi, seru kalo lewat sini. Bisa berhenti dan nongkrong nikmati kopi di warung2 kecil nya. Tapi aku penasaran naik kereta api nya🙂

    • Warung kecil yang ada di pinggir jalan dekat air terjunnya ya Mas Cum? Iya aku juga lihat banyak yang ngupi waktu itu 🙂
      Soal kereta, sama dong, aku juga pengen ngerasain naik keretanya dan lewat di jembatan yang dekat situ.

  22. harumhutan

    again west sumatera yang selalu bikin kaki pengen kesana..

    lembah anai saya kenal lewat bloger juga, dan ternyata ada rel kretanya juga ya? apa ini jalur mak hitam ya? kreta api tua om…

    slain pemandangan indah makananya juga enak2 ya om disana😀

    • Soal rute Mak Itam, informasi yang aku terima masih simpang siur, Wiend, makanya aku juga gak berani menuliskannya di postingan ini. Apalagi saat ini Mak Itam juga sedang dalam perawatan sehingga “cuti” beroperasi. Nantilah kalau sudah dapat kepastian aku akan bikin postingan yangberhubungan dengannya.

      Soal makanan, betul, makanannya enak-enak dan bisa cepat meningkatkan kolesterol juga 😛

  23. You weren’t kidding when you said right by the road!🙂 Lovely.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: