When wastes turned into pretty decorations

Bengkulu, a city which was located at the west coast of Sumatra, Indonesia, had many beaches; and each beaches had their own uniqueness, either natural uniqueness or man-made uniqueness.

One of the beaches which I visited when I was in Bengkulu was Tapak Paderi Beach. Nowadays many had come to the beach because of its uniqueness, a man-made uniqueness, to be precise. In there, travelers could see how wastes had turned into pretty beach decorations and many people eager to use those decorations as their background pictures.

The decorations theme was love, and the idea was a place where people could see others loves expressions in the form of things; in France for example, the things were love padlocks. Usually, the couple who put a love padlock would inscribe their name on the padlock before they put the padlock on a specific place and threw away the key. With that they believed that their love would bind together forever.

As the habit spread rapidly, and many places became the place where couples put their love padlocks, many municipal authorities started to treat the act as vandalism or littering; while many others were willing to use the place as tourist destinations.

In Bengkulu, what happened in Tapak Paderi Beach was not exactly like that in other places where people put love padlocks in a certain places and the places became popular, later on. What the locals did in Tapak Paderi Beach was something different. It started with the locals actually took garbage from the beach area, mostly were wastes threw by the ocean to the beach. To their surprise, the quantity was quite huge. So they started to sort them out. Sandals and shoes, plastic bottles, woods and logs, even surfboards were among what they found.

Their creative minds soon found the idea to make the pretty Tapak Paderi Beach to be prettier. They started to turn the sea wastes into pretty decorations and ornaments. Among others, sandals were the most. They started to put the sandals to frame-like structures made of bamboo. The remaining sandals then were arranged in a wall made of bamboo, too.

One day, a man came to the beach. He said that one of his wife’s sandals was lost when they visited the neighboring beach. He was pretty sure that the wave would throw his wife’s sandal not too far from where it was lost. Pantai Tapak Paderi was the first beach he visited. Once he saw so many sandals turned into ornaments at the beach, he started to examine them. To his surprise, he found what he was looking for. The story became viral among the locals, and they started to call the beach with a new name, Pantai Sandal Jodoh (the Match Sandals Beach). Later on, visitors started to write their name in the sandals along with their loved one’s name. They believed that by doing so they stated that they already found their other half like the man’s wife’s sandal which was re-united.

Tapak Paderi Beach was located only about 10 kilometers from the city center. It was once became the main port of Bengkulu, that was the reason why the British Colonial Government decided to build a fort nearby. It was easy to come to the beach. Travelers could use public transports as well as their private vehicles.

The beach itself was a sandy beach. It was quite wide with rows of cypress grew and bordering the beach area. Fishermen lived nearby also used the beach to keep their sampan. Fortunately the sampans were quite colorful, so they can blend perfectly with the decorations.

So . . . interested to come to Tapak Paderi Beach and took selfie or wefie pictures with your loved one? 😀

Keterangan :

Bengkulu, sebuah kota yang juga merupakan ibukota propinsi yang bernama sama dengannya, yaitu Propinsi Bengkulu, merupakan sebuah kota yang sarat sejarah. Selain sarat sejarah, kota ini juga memiliki jajaran pantai yang indah dan unik sehingga menjadi tempat warga sekitar menghabiskan waktu di akhir minggu ataupun di hari-hari libur lainnya. Keunikan yang terdapat di masing-masing pantai itu bervariasi, ada yang merupakan keunikan alam dan ada juga yang merupakan keunikan buatan manusia.

Ketika aku berada di Bengkulu, aku sempat berkunjung ke beberapa pantai itu, salah satunya adalah Pantai Tapak Paderi yang akhir-akhir ini cukup menyedot perhatian banyak orang karena keunikan yang disajikannya. Keunikan yang ada di pantai tersebut merupakan keunikan buatan manusia karena berupa berbagai ornamen cantik yang terpasang di pantai. Tetapi tahukah teman-teman kalau bahan dasar ornamen-ornamen cantik itu adalah sampah yang terdampar di pantai sekitarnya?

Iya bener loh, ornamen-ornamen cantik yang akhir-akhir ini banyak menghiasi berbagai akun media sosial karena dipergunakan sebagai background foto pemilik akun tersebut betul-betul dibuat dari sampah.

Memang setelah jadi dan terpasang seperti sekarang, sepintas nggak tampak kalau itu sampah. Apalagi ornamen bertemakan cinta itu kelihatan cantik. Bukan melulu cinta antara sepasang kekasih, tetapi cinta secara umum juga.

Jika di berbagai tempat lain di dunia terdapat lokasi-lokasi dimana pasangan kekasih meletakkan gembok cinta, di Pantai Tapak Paderi yang ada bukan gembok cinta, melainkan sandal jodoh.

Menurut informasi yang aku dapatkan, dahulu Pantai Tapak Paderi cukup kotor dengan berbagai sampah yang terbawa ombak. Kawasan pantai yang kotor membuat kelompok nelayan disana menjadi risih, sehingga mereka tergerak untuk membersihkan kawasan pantai itu. Sampah-sampah yang mereka temukan dikumpulkan di suatu tempat di pantai. Berbagai macam barang mereka temukan dan jumlahnya lumayan banyak. Ada botol-botol plastik bekas minuman, berbagai jenis sandal dan sepatu, potongan-potongan kayu, plastik bekas kemasan, bahkan papan seluncur.

Melihat tumpukan sampah yang menggunung itu, ide kreatif muncul di benak mereka sehingga mereka mulai memilah-milah barang temuan itu. Di antara berbagai jenis sampah itu, ternyata banyak sekali sandal atau sepatu. Tentu saja cuma sebelah. Mereka mulai membuat bentuk-bentuk dari batang bambu, kemudian menata sandal-sandal tersebut menjadi berbagai bentuk dua dimensi. Ada kupu-kupu ada pula bentuk hati. Sisa sandal yang masih banyak mereka tata dalam bentuk seperti dinding.

Suatu hari seorang lelaki datang ke Pantai Tapak Paderi. Katanya dia mendapat informasi bahwa di Pantai Tapak Paderi terdapat banyak sekali sandal yang terdampar di pantai. Lelaki itu bermaksud mencari sebelah sandal istrinya yang terlepas dan hanyut ketika mereka bermain di pantai yang tidak jauh dari Pantai Tapak Paderi. Dan dasar memang masih berjodoh, lelaki itu menemukan sebelah sandal istrinya yang hilang di situ. Kabar ini tidak lama kemudian sudah menjadi viral dan pada gilirannya mengundang orang untuk datang berkunjung ke pantai itu. Orang-orang yang datang itu semula hanya ingin melihat seperti apa sih sandal-sandal yang ada di sana, dan ternyata apa yang mereka temukan di sana betul-betul di luar perkiraan mereka. Para pelancong itu tidak menemukan tumpukan sampah melainkan hiasan indah yang cocok sekali dijadikan latar belakang ketika mereka melakukan selfie atapun wefie.

Para pengunjung yang didominasi para remaja itu kemudian ada yang mulai menulisi sandal-sandal itu dengan nama mereka. Para remaja itu beranggapan bahwa kalau nama mereka tertulis di situ, maka berarti mereka betul-betul merupakan pasangan yang tak terpisahkan sama halnya seperti sandal milik istri lelaki dalam cerita di atas. Dengan kondisi begitu, sebutan sandal jodoh juga lama-lama menjadi terkenal, bahkan banyak orang sekarang menyebut pantai itu dengan sebutan Pantai Sandal Jodoh.

Pantai Tapak Paderi dahulu merupakan pelabuhan utama Bengkulu. Itu pula sebabnya tidak jauh dari pantai ini berdiri sebuah benteng peninggalan Inggris. Lokasinya yang tidak jauh dari kota dan akses serta transportasi yang mudah untuk datang ke pantai itu membuat Pantai Tapak Paderi hampir selalu ramai pengunjung. Baik mereka yang berkunjung karena penasaran dengan cerita sandal jodoh, maupun mereka yang datang untuk menikmati keindahan alami pantai tersebut.

Pantai Tapak Paderi memiliki wilayah pantai yang cukup luas sehingga banyak nelayan yang juga mempergunakan wilayah pantai itu untuk menyimpan perahunya. Dan menariknya lagi, perahu-perahu nelayan itu dicat dengan warna-warni yagn ceria sehingga bisa menyatu dengan berbagai dekorasi dan ornamen yang dipasang di sana. Ombaknya yang tidak terlalu besar meskipun langsung menghadap ke samudra luas, membuat banyak pengunjung yang bermain air di bibir pantai. Posisinya yang menghadap ke barat membuat pantai ini banyak dikunjungi para pemburu sunset juga.

Nah . . . gimana? Tertarik buat ikutan selfie atau wefie di Pantai Sandal Jodoh? 😀

Advertisements
Categories: Travel Pictures | Tags: , , , , , | 31 Comments

Post navigation

31 thoughts on “When wastes turned into pretty decorations

  1. Very creative decorations.

    Btw, who created the pretty ornaments sir? I mean, is there any group of people or certain community who deal with the idea of turning the wastes into pretty decorations?

  2. Fantastic story and photos!

  3. betul betul pantai yang unik….

  4. waktu aku ke sini pertengahan tahun lalu rasanya belum ada deh pak ..
    seruuu deh lihatnya, warna warni sendal terbuang jadi cakep ditata kekinian

  5. Gerakan bebersih lingkungan dibumbui kisah Cinderela dg modifiksi sepatu kaca ke sendal jepit . Apresiasi untuk pantai sendal jodoh.

    • Wah betul juga, Bu. Nggak kepikir kalau ada kemiripan sama kisah pangeran yang mencari pasangan sepatu putri impiannya 😀

  6. abusyiri

    bengkulu emang keren,,mau nanya ni kak alamat lengkapnya pantai Tapak Paderi mudah mudahan bisa kesana akhir pekan ini,,,jangan lupa mampir ke blog sederhana saya ya kak,baru bikin blog masih sepi,di tunggu selalu kedatangannya kak.semoga kakak sukses selalu

    • Lokasinya ada di belakang Benteng Marlborough, di antara Pantai Panjang dan Pantai Jakat.
      Terimakasih juga buat harapannya ya 🙂

  7. It’s heartening to know wastes are getting recycled.

  8. OH! Love this post! I just followed you! Would love to connect with you! I’m Chy from Her Lost Mango! Nice to meet you! I just posted my Switzerland and Amsterdam trip! Paris, Italy and London is going to be up too! Some of my Europe trip is up now! I just posted too my favorite fashion pieces too. Hope to hear from you! XOXO lovelots! – Chy http://herlostmango.com

  9. dengan keberadaan sandal pantainya jadi unik gitu yach hehehe

  10. keren mas , tempanya buat yg jomblo jomblo 😛

  11. hello i am a beginner in wordpress, and i am willing to learn more. please visit my site and give some suggestion and if you like my site follow me back. Thank you.

    • Glad to know you and welcome to the blogger’s world.
      You’ve started your blog with great posts. Keep posting!

  12. Great post! Keep reducing, recycling, and reusing.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: