A romantic morning in nature

img_hpm01

This is not a love story 😛

At that time, as usual, early in the morning I was already on the street to look for sunrise moments in the area. I was in Yogyakarta back then; a city which known as one of Indonesia’s center of art and culture. The destination I chose that morning was Imogiri area, which could be reached in approximately 1 hour drive from Yogyakarta’s city centre to the south. The place was located in a hilly area.

That morning, Yogyakarta’s streets and roads were not crowded and I was already in a place called Hutan Pinus Mangunan (Mangunan Pine Forest) in a predicted time. The tranquillity of the area was still undisturbed by neither travelers nor stall owners that were still doing their daily routines in their own homes. Only an old man was already busy sweeping the area in front of his unopened simple stall.

Leaving the car in the parking area, I hurriedly walked crossing the road and entering the forest area. The morning sun rays piercing through the pine leaves and shone the forest area with yellowish light. I stepped on the dried pine leaves that made the land looked brownish in order to look for an open space so I could get a clear view to the rising sun and valley below; and . . . fortunately I found the place that I looked for🙂

img_hpm02

In there, facing to the east, there was a wooden platform which was built in a simple but artistic way. From above the platform, I had a clear view to the rising sun and the sea of cloud in the valley below as I expected.

img_hpm03

img_hpm04

After some time, when I finished taking pictures, I then realized that there was a young couple waiting for me before the platform. Seemed that they want to enjoy the tranquillity of the place together but they did not want to disturb me taking pictures. So, I packed quickly and stepped down from the platform and motioned them to take my place in the platform. A warm greeting following a brief chit chat with the couple, and then I left them enjoying their special moments there witnessed by the sun.

Did I really leave them alone?

Well . . . not really. I found their presence in the platform was quite photogenic. So . . . I took some pictures of them from afar:mrgreen:, and I shared the results in here, too😛

img_hpm08

The more than 1,200 acre pine forest area was located in Mangunan Village which was administered under Dlingo Subdistrict, in Yogyakarta, Indonesia. Nowadays, Hutan Pinus Mangunan became one of the main tourist destinations in Yogyakarta, especially for teenagers. For them the pretty scenery in the forest was a perfect background for their pictures. Many couples also took pictures in there as they believed the straight trunk of the pine trees resembled their pure love and the evergreen pine leaves resembled their everlasting love. Perhaps it was the same reason that also attracted many couple to take their pre-wedding pictures in there😛

Anyway, to be honest, I want to go back there to take more pictures in the forest. There were many parts of the forest which I hadn’t explored yet at that time. Perhaps in any other time in the near future I would have more time to explore. Care to join me?😉

img_hpm13

img_hpm18

Keterangan :

Pagi itu, seperti biasa aku sudah berada di jalan sementara banyak orang lain masih bergelung di bawah selimut. Tujuanku juga masih sama, berusaha memperoleh momen-momen indah ketika sang surya mulai memancarkan cahayanya yang memberikan kehidupan kepada semua makhluk di bumi ini.

Waktu itu kebetulan aku sedang singgah di Yogyakarta, sebuah kota yang dikenal sebagai Kota Pelajar dan juga yang dikenal sebagai salah satu kota yang menjadi pusat kebudayaan di negeri kita ini. Dan tujuanku pagi itu mengabadikan keindahan saat-saat matahari terbit di perbukitan di daerah Imogiri dan sekitarnya.

Dengan jalan-jalan di Yogyakarta dan sekitarnya yang masih relatif sepi di pagi hari itu, dalam waktu kurang lebih satu jam aku sudah sampai di Hutan Pinus Mangunan. Ketika aku sampai di sana, keadaan masih sepi, Belum terlihat adanya pengunjung lain yang datang. Warung-warung yang ada pun rata-rata masih tutup. Hanya terlihat seorang bapak tua sedang menyapu halaman warungnya.

Setelah kendaraan yang membawaku ke sana terparkir dengan baik di lapangan parkir yang tersedia, aku bergegas menyeberangi jalan dan masuk ke kawasan hutan pinus itu. Sinar mentari yang kekuningan terlihat menerobos di sela-sela pokok pinus menambah keindahan kawasan hutan itu.

img_hpm09

Aku terus berjalan menyusuri jalan setapak yang ada mencari kawasan yang terbuka sehingga pandanganku ke arah terbitnya matahari tidak terhalang. Udara yang sejuk membuat langkahku ringan menginjak hamparan daun pinus kering yang seolah karpet tebal yang menutupi tanah hutan. Dan . . . untungnya aku bisa menemukan tempat seperti yang aku cari itu🙂

img_hpm10

Di situ, aku menemukan sebuah anjungan kayu sederhana yang dibangun dengan bentuk cukup artistik. Dari atas anjungan itu, pandangan ke arah timur tidak terhalang apapun. Matahari pagi dengan sinarnya yang keemasan menyinari hamparan awan yang bak lautan di lembah di bawahnya bisa terlihat dengan jelas.

img_hpm12

Saking asyiknya menikmati keindahan yang tersaji sambil sesekali mengabadikannya, aku tidak menyadari kalau ternyata ada sepasang merpati yang menunggu untuk naik ke anjungan kayu itu. Karena itulah aku segera berkemas dan turun, memberikan kesempatan kepada keduanya untuk naik ke anjungan kayu itu. Setelah berbasa basi sebentar, aku kemudian meninggalkan mereka berdua menikmati saat-saat pribadi mereka berdua.

Eh tapi nggak juga ding:mrgreen:

Jujur aku akhirnya nggak betul-betul meninggalkan mereka berdua sendiri. Posisi mereka berdua yang sedang berada di anjungan kayu terlalu indah untuk dilewatkan tanpa diabadikan. Karena itulah aku tergoda untuk mengabadikannya dalam bentuk siluet dari kejauhan. Sorry ya Mas dan Mbak . . .😳

Hutan Pinus Mangunan terletak di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, yang masuk wilayah Kabupaten Bantul di Yogyakarta. Hutan seluas lebih dari 500 HA ini sekarang menjadi salah satu tujuan Wisata alam yang banyak dikunjungi pelancong baik dari Yogayakarta sendiri maupun dari luar kota. Kebanyakan pelancong yang datang masih berusia muda. Keindahan pemandangan di dalam kawasan hutan membuat banyak orang ingin berfoto di sana. Bahkan banyak juga pasangan-pasangan yang melakukan sesi foto pre-wedding di sana.

img_hpm17

Aku sendiri masih pengin kembali ke sana lagi. Aku membayangkan alangkah indahnya kalau aku bisa mendapatkan foto kawasan hutan pinus itu ketika kabut tipis melayang dan menyelinap di antara pokok-pokok pinus yang berdiri tegak dalam kesunyian. Ada yang mau ikutan ke sana?😉

img_hpm11

img_hpm19

Categories: Travel Pictures | Tags: , , , , , | 12 Comments

Post navigation

12 thoughts on “A romantic morning in nature

  1. Benar benar tempat hit sekali di jogja ya

  2. Hutan pinus Mangunan di rembang fajar indah sekali.
    Wah anjungannya bertingkat ya Pak, pemberani sekali yang mencapai tingkat atas.

    • Betul, Bu. Indah, tenang, dan juga sejuk. Pas banget buat merenung.
      Iya, anjungannya bertingkat. Dan memang ada peringatan di situ kalau yang ragu sebaiknya jangan naik ke tingkat atas

  3. jadi kepengen kesanaaaaaa…… berdiri di atas pohon, sambil memandang pemandangan dibawahnya….. wuih..

  4. mauuu diajak kesana pak, hehehehe.. Duh cantiknya. siluet pasangan diantara pohon2 itu juga keren.

  5. wonderfull om..as usual nice pict..

    kangen aroma pinus dan kabut , bersama hangatnya sinar mentari yang memancar miss its..

  6. aih photo-photo pak chris selalu hidup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: