Daily Archives: May 22, 2016

Sunrise at a neglected old port

You still remember my last post, do you? It was about an old and neglected port in South East Sulawesi Province, Indonesia, called Tanjung Tiram. Just in case you still donโ€™t remember it, you can see the post in here.

Anyway, while the last post was about the sunset moments I got at the port; my recent post would be about the sunrise moments I captured in the same location.

IMG_TTF01

So . . at that time, early in the morning, I was already in the car with my travel partner on our way from our hotel in Kendari, to Tanjung Tiram. The road was relatively empty, and that made our driver could bring the car faster than usual.

IMG_TTF03

When we arrived at Tanjung Tiram, I found that the place was as deserted as we found the day before when I captured the sunset moments. The main difference was the sea. It was at the lowest tide that morning, so the area around the wooden pier just looked like a muddy land.

IMG_TTF04

In this post I would not write too long as you could read the explanation about Tanjung Tiram in my last post. I donโ€™t want to make you lost your interest because I put too many words in here ๐Ÿ˜›ย  I think it would be better to tell you about the place in sunrise time just by pictures. So . . please enjoy! ๐Ÿ˜€

IMG_TTF06

IMG_TTF07

IMG_TTF08

IMG_TTF09

IMG_TTF10

 

IMG_TTF12

IMG_TTF13

IMG_TTF14

 

Keterangan :

Masih ingat postinganku sebelumnya kan? Itu lho . . . yang mengenai Tanjung Tiram di kala senja menjelang. Tapi kalau masih belum ingat juga ya sudah lah, nggak perlu repot mengingat-ingatnya. Postingan yang aku maksud itu bisa di lihat di sini koq.

Kali ini aku masih akan memposting mengenai Tanjung Tiram, makanya judul postinganku kali ini juga mirip dengan judul postingan sebelumnya, hanya saja bedanya kalau sebelumnya aku menggambarkan suasana senja, kali ini aku mengangkat suasana fajarnya.

IMG_TTF02

Nah . . untuk bisa menyajikan suasana fajar di Tanjung Tiram itulah makanya di subuh itu aku sudah berada di dalam mobil bersama teman seperjalananku ketika banyak orang lain masih bergelung di balik selimut. Jalanan kota Kendari yang relatif masih sepi pagi itu memungkinkan Pak Sopir untuk memacu kendaraan lebih cepat dari biasanya menuju ke Tanjung Tiram.

Seperti sudah aku duga sebelumnya, suasana di Tanjung Tiram tetap sepi, sesepi ketika aku ke sana sore sebelumnya. Hanya saja pagi ini, karena laut sedang surut, maka di sekitar dermaga kayu rusak yang sore sebelumnya tertutup air laut, pagi itu nampak seperti daratan berlumpur.

IMG_TTF05

Eniwei, aku nggak akan nulis kepanjangan kali ini karena kan keterangan mengenai Tanjung Tiram sudah aku tulis di postingan yang lalu. Aku nggak mau bikin bosan. Jadi . . . rasanya akan lebih baik kalau kali ini aku menceritakan mengenai suasana di tempat itu di saat terbitnya matahari melalui beberapa foto yang aku dapatkan ketika itu. Ok? ๐Ÿ˜€

IMG_TTF17

IMG_TTF19

 

Categories: Travel Pictures | Tags: , , , , , | 23 Comments

Blog at WordPress.com.