A hidden lake by the sea

About 60 kilometers from Tambolaka, the main city in South West Sumba, Indonesia, travelers could find a hidden lake by the sea. The water of the lake was very clear and always tempted people who came to the place to plunge and swim in there.

IMG_WEE01

The lake was called Weekuri Lake. It was a salt water lake as the water of the lake was came from the sea beyond the corral walls surrounding the lake. From time to time, travelers could see the foam caused by big waves slammed the back of the corral walls seeped in a corner of the lake. The waves, no matter how big they were, did not affect the water surface in the lake. Only small ripples seemed on the water surface. And as the lake connected to the sea by a gap under the corral walls, the depth of the lake was affected by the sea tides.

IMG_WEE02

As I mentioned before, the water of the lake was crystal clear. The white sands and some corrals here and there on the lake floor were clearly seen from the surface. From afar, the color gradation of the water in the lake looked very pretty. Green, turquoise, blue and deep blue depended on the depth of the lake in that parts.

IMG_WEE03

The surrounding of the lake was green because bushes grew everywhere as well as vines and some big trees. When I was there, only some local boys were seen. The atmosphere was so tranquil and the cool breeze caressed gently made me and my whole family enjoyed being there for quite a long time to admire the pretty scenery laid in there.

IMG_WEE06

After several times, my family and me continued to explore the surrounding corral walls. We climbed to the top of the walls that bordering the lake with the sea beyond the walls. There I could see the rough sea beneath the wall with its big waves slammed to the walls. Some time the waves were so big so they reached the top of the walls where I stood and made my clothes quite wetπŸ˜€

IMG_WEE05

The scenery was more beautiful from up there, but please be very careful for them who climbed with a thin sole shoes or sandals, because the corrals were quite sharp in some parts and could cut travelers foot easily.

IMG_WEE04

 

Anyway, the trip to Weekuri Lake was worth the effort. The rough dirt path in some parts of the road from Tambolaka to Weekuri and the experience we had as we almost lost was almost nothing compared to the beauty of the lake by the sea in North Kodi area. Unfortunetely, there were no public transports that could be used to visit the pretty lake, yet. Travelers should rent a car or motorcycle in Tambolaka to go to the lake. And as there were only very few sign indicating the direction to the lake, it would be better if travelers asked for the locals who knew the area pretty well to accompany them to go to Weekuri Lake.–

IMG_WEE17

 

Keterangan :

Jika berkunjung ke Sumba Barat Daya, nggak ada salahnya kalau datang ke sebuah danau yang terletak di daerah Kodi Utara, kurang lebih 60 kilometer dari Kota Tambolaka yang menjadi ibu kota Kabupaten Sumba Barat Daya. Danau ini terletak di tepi laut, di balik sebuah tembok karang yang seolah melindunginya dari gempuran gelombang laut yang ada di balik tembok karang itu. Air danau yang jernih betul-betul menggoda tiap pelancong yang berkunjung ke sana untuk menceburkan diri dan berenang-renang di sana.

IMG_WEE10

Danau tersebut dikenal dengan nama Danau Weekuri. Danau ini merupakan danau berair payau karena air danau ini merupakan percampuran dari air yang berasal dari mata air di danau itu dengan air laut yang masuk melalui celah di bawah dinding karang di salah satu sudut danau. Para pelancong akan dengan mudah melihat masuknya air laut ke danau itu karena dari waktu ke waktu di salah satu sudut danau nampak buih keputihan yang disebabkan hempasan ombak di balik dinding karang. Meskipun demikian, sedahsyat apapun pukulan gelombang di balik tembok karang itu, ketenangan permukaan air Danau Weekuri hanya sedikit terpengaruh. Paling hanya riak kecil yang nampak di permukaan air danau yang sangat jernih itu. Hanya saja, karena air danau itu terhubung langsung dengan air laut, kedalaman Danau Weekuri berubah-ubah sesuai dengan pasang surut air laut.

IMG_WEE11

Seperti sudah aku kemukakan di atas, air Danau Weekuri sangatlah jernih, sehingga dasar danau yang berpasir putih lembut dengan hiasan batu karang hitam di sana sini tampak dengan jelas dari permukaan danau. Dari kejauhan, gradasi warna hijau, biru muda dan biru tua karena perbedaan kedalaman danau membuat pemandangan menjadi lebih indah.

IMG_WEE13

Di sekeliling danau, semak belukar yang menghijau membuat suasana terasa jauh lebih sejuk. Beberapa pohon besar dan juga tanaman liar yang merambat terlihat meneduhi beberapa bagian tepian danau. Ketika aku berkunjung ke sana, aku dan keluargaku hanya bertemu beberapa anak penduduk setempat yang sedang bermain-main. Semilir angin yang sejuk menemani aku dan keluargaku menikmati keindahan Danau Weekuri dalam suasana yang sangat tenang bahkan cenderung sepi.

IMG_WEE14

Setelah beberapa saat di tepi danau, aku dan keluargaku memutuskan untuk memanjat ke atas dinding karang yang menjadi pembatas antara danau dengan laut. Dari atas situ, aku bisa memandang laut lepas yang berada di bawah tembok karang itu dengan ombak yang terlihat ganas menghempas karang. Bahkan beberapa kali hempasan gelombang itu sedemikian dahsyatnya sehingga melontarkan buih tinggi ke udara melewati tembok karang, bahkan sampai membasahi pakaianku yang saat itu berdiri di puncak tembok karang ituπŸ˜€.

IMG_WEE15

Dari atas situ, pemandangan terlihat lebih indah. Hanya saja, untuk memanjat ke sana perlu kehatian-hatian ekstra mengingat bahwa karang-karang tersebut cukup tajam. Sebaiknya memakai sepatu dengan alas yang cukup tebal dan kuat kalau nggak mau kaki menjadi sakit tertusuk tajamnya batuan karang.

IMG_WEE12

Danau Weekuri bisa dicapai dengan berkendara selama kurang lebih 2 jam dari Tambolaka. Jalanannya sebagian besar sih sudah cukup baik, tetapi mendekati lokasi danau, jalanannya hanya berupa jalanan tanah dengan semak belukar di kiri kanan jalan. Minimnya petunjuk arah di jalanan membuat aku dan keluargaku yang diantar oleh Pak Agus hampir salah jalan beberapa kali. Meskipun demikian, keindahan yang tersaji kala kita sampai, seolah menghapus semua kekesalan dan juga rasa capek dalam perjalanan menuju ke sana. Bagi teman-teman yang berencana ke sana, karena tidak ada kendaraan umum yang sampai ke sana, sebaiknya teman-teman menyewa kendaraan dari Tambolaka atau bisa juga dengan mempergunakan ojek. Sebaiknya juga minta ditemani penduduk setempat yang tahu dengan persis daerah itu sehingga tidak banyak waktu terbuang hanya untuk memastikan bahwa jalan yang ditempuh sudah betul.–

IMG_WEE16

IMG_WEE18

Categories: Travel Pictures | Tags: , , , , | 14 Comments

Post navigation

14 thoughts on “A hidden lake by the sea

  1. Beautiful!

  2. Pingback: A hidden lake by the sea

  3. Cantik sekali danau Weekuri, biru hijau toska menyegarkan. Semoga infrastruktur pendukung dan kelestarian saling melengkapi ya Pak.

  4. Asli nih keren tempatnya!

  5. Danau nya unik bangat, kayak Derawan gitu nga sich pak? Danau tapi dekat dengan laut. Dasarnya berpasir dan jernih bangat air nya.

  6. keren bgt om..

  7. Beauty of nature! NIce set of photosπŸ™‚ Bye. Kamila

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: