A corner of Canggu – A golden sunset at the beach

IMG_EBC01

By looking at the picture above, I believe that almost all of you know that I was in Bali when taking the picture; and you’re not wrong since I was really in Bali and I was in a beach called Echo Beach in Canggu, an area located in the southern part of Bali. The area spanned from Berawa Village located at the north of a tourist area known as Seminyak, to Cemagi Village located just at the south of the legendary Tanah Lot. The distance of those two villages were about 8 kilometers, and that was also the length of the beach line in Canggu area. Beaches in the area was named according to the closest village the beach in, so there were many beaches along the shore in the area namely Berawa Beach, Batu Bolong Beach, Echo Beach, Nelayan Beach, Pererenan Beach, Selasih Beach and Mengening Beach.

IMG_EBC02

Canggu was a rural area and although many came to the area, it was still not as crowded as the more famous Kuta Beach. At that time, I was visited Batu Bolong Beach in order to wait for the sunset. As soon as I came to the beach, however, I realized that there was a more open area at the neighbouring Echo Beach to get a better seat for the approaching nature show . . the sunset. So off I went to Echo Beach by walking along the shore from Batu Bolong to Echo Beach as the two beaches located side by side.

I found many restaurants and cafes with their by-the-sea tables and chairs, some of them were under some parasols, and all of the furniture were painted white as well as the parasols which made them looked clean.

IMG_EBC03

The beach itself was a black sandy beach. Many people were on the beach, many of them were walking or running on the beach, some of them bring their dogs that seemed quite happy to play at the beach along with their masters. Others were just sitting on the sands, chatting to each other. In the distance, I could see many parasols and also people that flew kites. Surfers were also seen riding the waves in the distance. I saw some were also waiting for the sunset like I did. Well . . the beaches in Canggu were known as proper beaches for them who want to enjoy sunset.

IMG_EBC04

And as I arrived at the spot at about 4:30 PM, I did not have to wait for long before the “show” began. The mighty sun slowly but surely was reducing his bright and intense light; while clouds helped him by covering his face. Sometimes the wind blew away the clouds and the sun show his reddish face as if he shy because he had to go to another part of the world leaving the people who still needed him in the area.

After the sun was really set, people started to leave the beach area. They moved to nearby restaurants and cafes that could be easily found in the area to continue their holiday time in there. The night was still very young for them to spend just in their hotel rooms. Don’t you agree?😎 .—

 

IMG_EBC12

 

Keterangan :

Kalau para sahabat melihat foto yang aku pasang di awal postingan ini, pasti para sahabat segera tahu bahwa postingan ini masih mengenai Bali. Dan para sahabat tidak salah karena memang aku masih ingin menyajikan keindahan salah satu sudut Bali, tepatnya di daerah Canggu yang terletak di bagian selatan Pulau Bali. Daerah Canggu meliputi wilayah yang terbentang sejak Desa Berawa di sebelah utara Seminyak sampai Desa Cemagi yang terletak di sebelah selatan Tanah Lot. Ya . . daerah ini memang terletak di antara Seminyak dan Tanah Lot. Canggu juga memiliki garis pantai yang membentang sepanjang kurang lebih 8 kilometer, dan meliputi beberapa desa sehingga pantai-pantai itu memiliki sebutan atau namanya masing-masing tergantung lokasinya. Kalau diurut dari arah selatan, ada Pantai Berawa yang terletak di Desa Berawa, kemudian Pantai Batu Bolong, Echo Beach, Pantai Nelayan, Pantai Pererenan, Pantai Selasih and Pantai Mengening.

IMG_EBC09

Aku sendiri ketika itu memutuskan untuk berkunjung ke Pantai Batu Bolong, bukan karena alasan khusus sebenarnya, cuma karena kebetulan di Pantai Batu Bolong aku bisa menemukan tempat parkir untuk kendaraanku 😛 . Dan ketika aku sampai di pantai, aku segera menyadari kalau tidak jauh dari Pantai Batu Bolong ada tempat yang lebih nyaman untuk menikmati pertunjukan alam yang ingin aku saksikan sore itu, yaitu saat-saat terbenamnya sang surya. Cuaca yang relatif cerah menjanjikan sebuah pertunjukan yang menarik, meskipun sedikit awan mendung sempat membuat aku was-was juga. Jadi . . supaya dapat “tempat duduk” yang lebih nyaman aku berjalan menyusuri pantai menuju ke pantai sebelah, yaitu Echo Beach. Di situlah aku menanti saat-saat terbenamnya matahari bersama dengan banyak orang lain.

IMG_EBC10

Di Echo Beach terdapat sebuah pelataran yang dipenuhi meja kursi bercat putih dengan sebagian di antaranya dipayungi deretan payung pantai berwarna putih juga sehingga tampak indah dan rapi dipandang dari arah pura yang berdiri gagah di tepi pantai, di antara Pantai Batu Bolong dan Echo Beach. Ya meja dan kursi itu memang tempat bersantap yang disediakan oleh pengelola pantai bagi mereka yang ingin bersantap di situ karena di sebelah belakang deretan meja kursi itu berderet pula bermacam sajian yang bisa dibeli dan di santap sambil menikmati belaian angin laut.

IMG_EBC08

Aku hanya melewati deretan meja dan kursi itu dan memilih untuk duduk di pasir pantai yang hitam dan lembut seperti banyak juga pengunjung pantai lainnya. Selain mereka yang hanya duduk-duduk di pasir, banyak juga yang berjalan-jalan atau bahkan berlarian di sepanjang pantai. Beberapa orang asing berjalan-jalan bersama keluarga sambil membawa anjing. Anjing-anjing itu tampak gembira bisa menemani tuan mereka bermain-main di pantai sore itu. Di kejauhan aku melihat beberapa orang asyik menunggangi ombak di atas papan seluncur masing-masing. Ada pula beberapa orang yang asyik menyiapkan kamera untuk mengabadikan saat-saat indah yang akan segera tiba. Pantai-pantai di daerah Canggu memang terkenal sebagai pantai yang ideal untuk menikmati keindahan matahari terbenam, tidak terkecuali Echo Beach.

IMG_EBC11

Karena kebetulan aku berada di sana sudah cukup sore, aku tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menyaksikan saat-saat terbenamnya sang bagaskara itu. Perlahan tetapi pasti sinar yang menyilaukan itu meredup. Awan-awan yang berarak sesekali menutupi wajah matahari yang memerah seolah malu karena harus meninggalkan banyak orang di Canggu yang masih setia menatapnya ketika ia beranjak ke peraduannya. Sayangnya keinginan sebagian besar orang yang berada di pantai itu untuk menyaksikan sebuah bola merah raksasa terbenam di balik horizon tidak tercapai. Awan yang melayang rendah sudah terlebih dahulu menyambut sang matahari dan menyelimutinya. Memang sesekali tampak sinar memerah di antara selimut awan itu, tapi langit yang semakin temaram seolah memberikan pengumuman bahwa pertunjukan sore itu sudah usai.

Berangsur orang-orang meninggalkan pantai. Keramaian yang tadi ada di pantai beralih ke jalan-jalan yang dipenuhi manusia yang meninggalkan kawasan pantai; dan sebentar lagi jalan-jalan itu juga akan menjadi sepi karena keramaian beralih ke banyak resto dan cafe yang ada di sekitar situ. Ya hari masih terlalu sore untuk segera kembali ke kamar penginapan masing-masing. Lebih baik bercanda ria dan menghabiskan waktu di resto dan cafe bersama sahabat dan kerabat sambil mengisi perut daripada segera terbang ke alam mimpi. Setuju kan?  😎

IMG_EBC13

Categories: Travel Pictures | Tags: , , , , , | 22 Comments

Post navigation

22 thoughts on “A corner of Canggu – A golden sunset at the beach

  1. Beautiful.

  2. ah indahnya menikmati datangnya senja diiringi deburan ombak walau selalu aja mellow nih mas klo liat sunset…

    foto-fotonya asli bagus-bagus mas, jadi bikin kangen tanah air…

    salam
    /kayka

  3. Waah…di Bali Pak Khris. Batu Bolong..duluuuu sekali saya pernah tinggal sebulan di tepi pantai Batu Belig -tetangganya Berawa, membantu sebuah penelitian kerjasama Indonesia – Canada.
    Jadi kadang saya main juga ke daerah Canggu. Tapi dulu kawasan itu masih berupa hamparan sawah, padi dan kadang diselingi palawija – menyangga area wisata Kuta Legian. He he..sekarang nggak tahu seperti apa area itu…pasti sudah mirip dengan Legian dan Seminyak ya Pak..

    • Sempet mampir sehari, Mbak, pas dalam perjalanan pulang.

      Sekarang sudah semakin ramai, Mbak. Penginapan, resto dan cafe mulai banyak. Mudah-mudahan sih jangan sampai terlalu berlebihan seperti di Kuta dan sekitarnya

  4. Ah, these shots are heavenly, Chris. I feel like I’ve been on a short vacation.

  5. cemerlang banget sinar matahari senjanya pak Chris, berkilauan, memukau banget

  6. Foto matahari terbenam itu syahdu.
    Foto2 hasil jepretan pak Chris cakep semua.

    Di tempat saya sekarang tiap hari liat matahari terbenam, tapi terbenamnya dibalik bukit Liang (Ambon),🙂

  7. Panen kemilau senja ya Pak, goldennya dapet dari ngejreng hingga lembut indah
    Salam senja

  8. Mas Chris fotonya deh selaluuuuu kerrrren

  9. enaknya juga ya … kalau ngopi2 sore di pinggir pantai sambil menikmati matahari terbenam ….

  10. *nyebuuurrrrr*

  11. Abi Nagendram

    Stunning pictures!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: