Daily Archives: January 1, 2015

Daybreak in a fishing port

As the sky became brighter, a new day was born.
And today, it is not only a new day that was born, but it is also a new day in a new year.
Happy New Year everyone; may the new year will be a better year than the year before in every aspects.

By the way, the morning scenes in the pictures in this post were taken in Sendang Biru, a fishing harbor located in Sumbermanjing Wetan Sub-district, Malang, East Java. To take all these pictures, I have to start from my hotel in Malang at 03.00 AM because Sendang Biru was located about 69 kilometres to the south of Malang. It took about 2 to 2.5 hours to reach the beach through a partially good road and when it was near the beach area, the road turn into a narrow and winding road with steep cliffs on one side of the road that make every vehicle should be driven carefully.

The beach was facing south to the Indian Ocean. Its wave, however, was not big like the waves in other beaches facing the Indian Ocean. It was only ripples lapping the beach among many fishing boats tied on the beach. It was because of an uninhabited island called Sempu Island that located off the shore which broke the big waves surged to the beach.

IMG_SEB05

It was said that Sendang Biru was firstly opened as a fishing harbor in 1970. There were only local fishermen that used it at that time. When the local government built a fishing dock called Pondokdadap at 1980s, fishermen from other places also came to Sendang Biru.

IMG_SEB01

Nowadays, Sendang Biru not only functioned as a fishing port, it was also became one of Malang Region’s tourist spots. Many people came to the place to buy fresh fishes directly from the fishermen or to ride a boat along the beach. Sendang Biru also functioned as a starting point for them who wanted to go trekking in Sempu Island (unfortunately I didn’t had a chance to visit the island at that time :()

To reach Sendang Biru, travellers should rent a car or use their own vehicles because there were no public transport could be used to visit the place. Public transports from Malang were only come to Turen. And Turen was still relatively far from Sendang Biru.

IMG_SEB11

 

Keterangan :

Ketika langit di ufuk timur beranjak terang, maka satu hari baru lagi hadir
Dan hari ini, tidak hanya hari baru biasa yang hadir, melainkan hari baru di tahun yang baru pula
Selamat Tahun Baru semuanya, semoga tahun 2015 menjadi tahun yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya di segala hal dan juga menjadi tahun sukses bagi kita semua 🙂

IMG_SEB08 IMG_SEB09 IMG_SEB10

Foto-foto yang aku sertakan dalam postingan kali ini aku ambil ketika aku bersama seorang temanku berkunjung ke Pantai Sendang Biru, sebuah pantai yang dikenal sebagai tempat pendaratan ikan yang terletak di kecamatan Sumbermanjing Wetan, Malang, Jawa Timur. Ketika itu aku harus berangkat jam 03.00 subuh dari hotel yang aku pergunakan di Malang, mengingat perjalanan dari Malang ke Pantai Sendang Biru yang terletak 69 kilometer di sebelah selatan Malang itu membutuhkan waktu antara 2 – 2,5 jam berkendara melewati jalan yang sebagian sudah bagus dan sebagiannya lagi masih dalam kondisi yang tidak terlalu bagus. Apalagi ketika sudah berbelok dari jalan utama, pelancong akan dihadapkan pada jalan berkelok yang tidak terlalu lebar dengan jurang di salah satu sisinya sampai mendekati lokasi pantai, sehingga rata-rata pengemudi akan mengurangi laju kendaraannya demi alasan keselamatan.

Pantai Sendang Biru menghadap ke arah Samudera Hindia, meskipun demikian, tidak seperti pantai-pantai lain yang menghadap ke Samudera Hindia, ombak di Pantai Sendang biru tidaklah besar. Bahkan bisa dikatakan kalau laut di Sendang Biru cukup tenang. Hal ini terjadi karena di lepas pantainya terdapat sebuah pulau tidak berpenghuni yang bernama Pulau Sempu, yang berfungsi sebagai tameng dan juga pemecah ombak, sehingga yang sampai ke Sendang Biru betul-betul tinggal riak-riak kecil yang terlihat menjilati tepian pantai di antara kapal-kapal nelayan yang tertambat di sana.

IMG_SEB12

Konon Pantai ini mulai dibuka sebagai tempat pendaratan ikan pada tahun 1970. Waktu itu hanya nelayan setempat yang memanfaatkan pelabuhan ini. Barulah ketika sekitar tahun 1980-an pemerintah setempat membangun pangkalan pendaratan ikan Pondokdadap, banyak nelayan yang berasal dari luar daerah ikut memanfaatkan pantai tersebut.

IMG_SEB07

Sekarang Pantai Sendang Biru juga berfungsi sebagai salah satu daerah tujuan wisata andalan Malang. Banyak pelancong yang datang ke sana untuk membeli ikan segar hasil tangkapan nelayan langsung dari para nelayannya sendiri. Selain itu, banyak pula yang sengaja datang ke sana hanya untuk berperahu menyusuri pantai Sendang Biru yang berair tenang itu. Maklum banyak juga nelayan yang menyewakan perahu mereka untuk membawa para pelancong berkeliling, karena uang sewa yang mereka dapatkanbisa jadi tambahan penghasilan buat mereka. Sendang Biru juga menjadi pintu masuk bagi mereka yang ingin menjelajah Pulau Sempu (sayang waktu itu aku dan temanku tidak berkesempatan berkunjung ke Pulau Sempu 😦)

Ngomong-ngomong, buat pelancong yang ingin berkunjung ke Sendang Biru, sebaiknya mempergunakan kendaraan sewaan, karena tidak ada kendaraan umum yang melayani rute sampai ke Sendang Biru. Kendaraan umum biasanya paling jauh hanya sampai di Turen, padahal dari Turen ke Sendang Biru masih lumayan jauh lho.–

IMG_SEB06

Categories: Travel Pictures | Tags: , , , , | 61 Comments

Blog at WordPress.com.