A beach at the foot of a hill

You still remember my last post about Langkisau Hill, don’t you? Well . . at the foot of the hill lies a beach which quite known for the locals as their favorite tourist destination. Although visited mainly by locals, the facilities in there were quite complete. I heard that the local government had a plan to introduce the beach to much wider travelers and tourists so the beach would became one of West Sumatra Province’s main tourist destinations. The beach’ name was Pantai Carocok or Carocok Beach.

IMG_CAR01

Pantai Carocok was facing to the west, to the Indian Ocean. Even by facing the Indian Ocean, however, the waves were calm; perhaps the beach’ location which was in a bay made the waves were not as big as in other places that faced the Indian Ocean. The water was quite clear in there, so travelers could see the sea bed clearly, and watching school of small fishes swam in the sea water from the sea bridges. Sea bridges? Yup, the local government had already built some sea bridges which crisscrossed the beach area to enable visitors enjoyed the beach area freely off the shore as well as to enable visitors who wanted to visit a small rock island called Batu Kareta Island which located only about 200 meters off the shore. At each intersection on the bridges, the government also built small gazebos. Psst . . when I was there, I saw many couples used the gazebo to enjoy a romantic moment caressed by the soft sea breeze😛

IMG_CAR02

Aside of Batu Kareta Island, there was also another island nearby called Cingkuak Island. Cingkuak Island could not be reached via the sea bridges; it could be reached only by sampan or a small boat, instead. Travelers were only had to pay Rp 10,000.– (approximately US$ 1.–) per person to be transferred by locals in a sampan. Cingkuak Island had many water sport activities, such as banana boat and jet-ski. For them who like to explore, they could visit the ruin of a Portuguese’s fort in there. Yup, an old fort ruin, as Cingkuak Island was the place where the Portuguese landed when they came to Sumatra in the 16th century.

IMG_CAR11

Carocok Beach could be reached easily by public transport from Painan, even it could be reached on foot as it was only about 2 kilometres from Painan’s city centre. Because of that, the beach was almost always swarmed by visitors. There was a row of stalls sold any kind of souvenirs, foods and refreshments on an area destined for the sellers. The parking area was also already been built not too far from the beach. Clean toilets were easily been found on the area. With such facilities, especially if the facilities maintained well, I believe that the local government plan to attract more tourists would be success.

IMG_CAR07

Keterangan :

Masih ingat postinganku yang lalu tentang Bukit Langkisau, kan? Nah . . tahu gak kalau di kaki bukit itu terdapat sebuah pantai yang menjadi tujuan wisata utama bagi penduduk setempat, meskipun sekarang banyak juga pengunjung dari tempat-tempat yang lebih jauh yang juga berkunjung ke sana, apalagi sekarang fasilitas yang tersedia untuk pengunjung semakin lengkap. Bahkan aku sempat memperoleh informasi kalau pemerintah setempat berencana membuat pantai ini menjadi salah satu tujuan wisata utama di Propinsi Sumatra Barat ini. Pantai yang aku maksud di sini dikenal dengan nama Pantai Carocok.

IMG_CAR08

Pantai ini menghadap ke barat, sehingga cocok sekali bagi pemburu sunset. Menghadap ke barat berarti langsung menghadapi luasnya samudera lepas karena di sebelah barat Sumatra adalah Samudera Hindia yang terkenal dengan ombaknya yang dahsyat. Eh tapi di Pantai Carocok bisa dibilang kalau ombaknya sangat kecil lho, mungkin karena posisi pantai yang ada dalam sebuah teluk. Pasir pantainya yang kecoklatan cukup lembut terasa ketika telapak kaki kita melangkah di atasnya. Air lautpun cukup jernih di sana sehingga dasar laut dan juga kumpulan ikan-ikan kecil yang berenang berkelompok dapat dengan jelas kelihatan kalau kita melihat dari atas jembatan yang membentang di atas laut. Ada jembatannya juga? Yap, salah satu keunikan Pantai Carocok adalah bahwa di pantai terdapat bentangan jembatan beton yang dibangun saling silang menyilang sehingga pengunjung bisa leluasa menikmati pantai sampai agak ke tengah laut, disamping juga memungkinkan pengunjung untuk datang ke sebuah pulau karang yang bernama Pulau Batu Kareta, yang terletak kurang lebih 200 meter dari Pantai Carocok. Dahulu, pulau itu bisa dicapai dengan berjalan kaki hanya pada saat air laut surut, tetapi dengan adanya jembatan seperti sekarang, kapanpun pengunjung bisa datang ke pulau tersebut tanpa mempergunakan perahu. Tadi aku sempat sebutkan bahwa jembatan yang dibangun di atas laut ini saling silang menyilang. Nah di tiap-tiap persilangan tersebut, seperti juga di beberapa ujung jembatan yang ada di atas laut, dibangunlah sebuah gazebo mungil sehingga pengunjung bisa beristirahat dan menikmati panorama laut dari sana. Pada waktu aku kesana, di kebanyakan gazebo, yang aku lihat adalah pasangan-pasangan yang lagi pacaran. Hmmm . . . asyik juga mungkin pacaran di atas laut ya, asal jangan sampai kecebur saja😛

IMG_CAR09

Di lepas pantai, selain Pulau Batu Kareta, ada pula pulau lain yang letaknya cukup dekat dengan pantai, meskipun pulau ini tidak bisa dicapai dengan jembatan. Jadi untuk menuju ke pulau tersebut haruslah dengan mempergunakan sampan ataupun perahu dengan motor tempel milik penduduk setempat. Nama Pulau itu adalah Pulau Cingkuak. Tarip menyeberang dengan sampan dari Pantai Carocok ke Pulau Cingkuak waktu itu adalah Rp 10.000,– per orang. Banyak orang menyeberang ke pulau itu karena Pulau Cingkuak memiliki fasilitas olah raga air yang cukup lengkap disamping juga pasir pantai yang lembut dan bersih. Pengunjung bisa bermain banana boat ataupun jet ski di sana. Buat mereka yang lebih suka menjelajah, di Pulau Cingkuak juga terdapat reruntuhan sebuah benteng Portugis yang mungkin menarik juga untuk dijelajahi. Benteng Portugis ya? Koq bisa? Iya betul Benteng Portugis, karena menurut catatan sejarah, pertama kali Bangsa Portugis menginjakkan kakinya di Sumatra ya di Pulau Cingkuak itu.

IMG_CAR06

Pantai Carocok dapat dengan mudah dicapai dengan kendaraan umum dari Painan. Bahkan banyak juga yang berjalan kaki ke sana dari Painan. Maklum saja karena jaraknya hanya sekitar 2 kilometer dari pusat kota Painan. Karena itu, tidaklah heran kalau kawasan pantai ini bisa dibilang tidak pernah sepi dari pengunjung, apalagi dengan fasilitas yang sudah tertata dengan rapi di sana. Misal saja tempat parkir yang cukup luas yang lokasinya sangat dekat dengan pantai; dan juga deretan warung yang menjual aneka cendera mata, makanan khas setempat maupun minuman yang berjajar rapi di tempat yang telah disediakan. Musholla dan toilet yang bersihpun ada di sana. Aku rasa asalkan semua fasilitas itu tetap terpelihara dan terjaga kebersihannya, rencana pemerintah setempat untuk menarik lebih banyak pengunjung ke Pantai Carocok akan berbuah manis. Ya kan? 🙂

IMG_CAR10IMG_CAR12

Categories: Travel Pictures | Tags: , , , , | 69 Comments

Post navigation

69 thoughts on “A beach at the foot of a hill

  1. Gorgeous photos, Chris. Looks like paradise.🙂

  2. Fotonya keren-keren,
    berbeda jauh saat terakhir ke sana (2009)
    Sekarang Pantai Carocok dan Bukik Langkisau juga bagian dari kegiatan rutin tahunan Tour de Singkarak.

    • Iya Mbak, kelihatannya Pemerintah setempat serius dalam melakukan pembenahan kawasan ini; demikian juga mereka konsisten dalam mempromosikannya antara lain dengan menjadikan kawasan ini sebagai salah satu bagian etape dari Tour de Singkarak itu

  3. Ih dijawa ngak pernah ketemu dengan pantai yang ada pohon kelapanya..
    enak bnget pasti duduk di bwh pohon, wah pemerintahnya keren bikin jembatan penghubung btw itu jembatan kayu bwhnya apa mas..?
    semoga tempa sampah nya juga banyak.

    • Masa sih Mbak? Rasanya ada juga koq pantai-pantai di Jawa yang ditumbuhi pohon kelapa begitu. Kalau duduk di bawah pohon kelapa memang enak, cuma harus hati-hati supaya gak kejatuhan kelapa juga, Mbak 😛
      Jembatannya itu bukan kayu tapi sudah dibeton, Mbak, jadi harusnya sih lebih kuat. Tempat sampahnya aku lihat lumayan juga sih di sana, apalagi masing-masing warung itu juga punya tempat sampah masing-masing

      • Suka kalau begitu…
        Aku jarang lo ketemu sama phon kelapa makanya Iri liat pantai disana ada pohonya n dekat banget ama air.

      • Memang sih kalau yang pantai selatan agak jarang yang pohon kelapanya dekat pantai gitu, apalagi di daerah Jawa Tengah / Yogyakarta

  4. teman blogger Bukittinggi udah ngajakin aja ke pantai Carocok ini pak …. he..he.., sayangnya jauh banget darj Bukit dan harus spare sehari untuk ke sana pulang balik ya..
    Ngelihat cantiknya seperti ini memang layak banget didatAngi

    • Wah iya Mbak, kalau dari Bukittinggi memang jadi jauh banget, dan kalau cuma spare sehari sih cuma capek di jalan. Waktu ke sana aku berangkat dari Padang pagi hari dan pulang sudah malam lho Mbak, sampai-sampai rencana mampir ke Pantai Air Manis harus batal karena waktunya gak nguber

  5. Beautiful. I shall tell my Claudia about the beach and the gazebos as well!🙂

  6. Mantraap kali Om…

  7. mas, langitnya emang dramatis gitu ya? warnanya agak2 biru keabu2an

  8. Foto fotonya seperti dalam majalah wisata mas Yang cirinya ada pohon kelapa ramping dgn latar belakang laut

  9. Any clean beach is captivating and begs to be walked upon. Great photos. Sheri

  10. That is a very pretty place!!! Stunning photos I must say🙂

  11. Keelokan Pantai Carocok sungguh kesohor. Ooh menghitung jarak dari Padang yang cukup jauh dan ternyata memang seharian ya Pak (dari jawaban komen Mbak Monda), sepadan dengan keindahan yang disajikan.
    Terima kasih ya Pak Krish, mengobati rasa sangat kepingin ke sana melalui postingan elok ini.
    Salam

  12. Carocok memang sudah terkata indahnya. Nanti kalo pulang kampung mau ke sana lagi ah..

  13. bisa bejemur gak disini mas? asyik banget tempatnya🙂

    salam
    /kayka

  14. jembatannya panjang amat yah?

  15. suka ama gambramuuuu chriss

  16. Setiap hari baca blog orang yang berbeda, selalu muncul tempat wiasata yang menarik untuk dikunjungi termasuk pantai ini yang belum pernah saya dengar sebelumnya. bagus viewnya. indonesia memang matanps dehh🙂

  17. (✿◠‿◠)..Sa ai o seara plina de tandrete si iubire
    …sa poti simti frumusetea vietii, cu toata fiinta– Have an evening full of tenderness and love
    … you can feel the beauty of life, the whole being…♡◕ ‿ ◕♡

  18. tuukan bener komen aku ga ke save, kamren 2 x komen disini om,tiba2 blank kompienya…

    saat postingan kmaren sempat gumam,om kok ga bahas pantai carocok ya,kan satu lokasi tuh..

    eaalaah taunya disini…….*besorak…

    uda denger critanya tentang keindahan pantai carocok om,ternyata emang indah ya,banget banget indah..

    bersih,jernih dan jembatannya aiih….roman😀

    stiap om crish posting obyek wisata di indonesia tuh seneng banget, indonesia indah banget ya om negrinya,,, sukaaaa…

    makasi ya om,uda berbagi keindahan pantai carocok meski belon kesana,tapi auranya dapet dah 🙂

    • Loh . . koq bisa ya Wiend 😯
      Iya ngepost-nya sengaja bertahap supaya fokusnya gak buyar 😛
      Carocok memang indah, dan mudah-mudahan tetap terjaga keindahan dan kebersihannya. Ayo kapan jalan-jalan ke sana, Wiend?
      Terimakasih untuk supportnya, Wiend. Memang di negara kita banyak tempat yang indah dan unik yang bikin kita selalu pengen jalan-jalan 🙂

  19. Beautiful panorama… great captured… kerenn mas…🙂

  20. Jembatan yang nolong banget kalau pengen nikmati pemandangan laut. Waduuuh…aku jadi pengen banget jalan di atas jembatan itu. Kebayang angin yang bertiup.. tapi matahari menyengat mungkin ya. klau gitu jalannya sore hari saja…

  21. Amazing pictures! I wonder how it feels to see it live, in front of you, would be great to visit such a place. Great job.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: