Daily Archives: December 24, 2013

A temple-like church

First of all, I’d like to say a very Merry Christmas to all of you who celebrate it; friends, colleagues, relatives, and everybody who happened to visit my blog. It’s a holiday time everywhere, and I hope that yours is the best  🙂

IMG_VEL00

In this period of time,  many type of specific Christmas ornaments could be found easily almost everywhere. Statues depicting the nativity scene could be seen in many places, most of all in many churches. The nativity scene in the picture above was taken in a quite unique church in Medan, North Sumatra, Indonesia. To me, it was unique because it had an unusual building style. It was not the usual Gothic or Baroque style; but it had Indo-Mogul style instead. So . . . unlike any other churches which could be easily recognized as a church, the one that I meant was more like a temple in India.

IMG_VEL01The unique church was named Graha Maria Annai Velangkanni. It was said that the church was a replica of a church in Velangkanni, a small coastal village in Tamil Nadu, India, where the Holy Mother appeared in front of several children in the 17th century. In there, she was known as Annai Velangkanni which means the Mother of Velangkanni.

Back to Medan, in 2001, Rev. Father James Bharataputra, SJ. an Indian priest who had already lived in Medan for more than 40 years, initiated to build a shrine dedicated to the Virgin Mary. He tried to give a concrete form to his life-long contemplation on the mystery of incarnation, by designed a church which inspired by one of the spiritual experiences of St. Ignatius of Loyola, the founder of the Jesuit Order.

After 4 years construction works, the unique place of worship, which was also known as the Temple of Our Lady of Good Health, was finished and then inaugurated. It really looked like an Indian temple with its bright color and many colorful statues in it. It was a two storeys building, with a community hall on the ground floor and a main room for celebrating the holy mass on the upper floor. There was a balcony in the church room to accommodate more people who wanted to join in the holy mass which celebrated in the church.

IMG_VEL13

On the path-way to the main entrance of the church, there were colorful relief depicting the creation of the world as written in the Holy Bible. At the main entrance, there were big statues of St. Paul and St. Francis Xavier on either side of the door. On the right and left wall of the nave, there were statues of the 12 apostles connected to the pillars of the church.The ceiling was also a work of arts as it also beautifully decorated. On the right side of the altar, there was a statue of Annai Velangkani with baby Jesus in her hand.

Outside the church, on its left side, there was a small chapel of Annai Velangkanni; and behind the chapel there was a small garden with a statue of Jesus with children.

All in all, the building was really a unique church building.–

IMG_VEL15

 

Keterangan :

Pertama-tama, aku ingin menyampaikan Selamat Hari Natal kepada siapa saja yang merayakan kelahiran Sang Penebus; rekan, sahabat, kerabat, maupun siapa saja yang berkunjung ke blog-ku ini. Semoga damai Natal turun atas kita semua.

Nah . . kalau ngomongin Natal, pasti tidak akan bisa dipisahkan dari munculnya berbagai pernak-pernik Natal yang akan dapat dengan mudah ditemui di hampir semua tempat. Salah satu yang juga mudah dijumpai adalah patung-patung kecil yang menggambarkan suasana di sebuah gua ataupun kandang, dimana tampak bayi Yesus terbaring di palungan dengan ditunggui oleh Bunda Maria dan Santo Yosef, serta tampak pula beberapa gembala dan malaikat serta juga sering kali dilengkapi dengan adanya beberapa binatang ternak.

Patung-patung yang menggambarkan suasana kelahiran Yesus yang aku pasang di awal postinganku kali ini aku ambil di sebuah gereja di Medan, Sumatera Utara, yang menurut aku cukup unik. Maksudku bukan gua Natalnya yang unik, melainkan justru bangunan gerejanya yang menurut aku tidak biasa. Bagaimana tidak aku menyebut unik kalau secara sepintas bangunan gereja tersebut lebih menyerupai bentuk bangunan sebuah kuil India yang penuh warna. Nama gereja yang terletak di kawasan Perumahan Taman Sakura Indah ini dikenal dengan nama Graha Maria Annai Velangkanni.

IMG_VEL02

Bentuk bangunan dan namanya koq tidak terlalu Indonesia ya? Iya, memang gereja yang pembangunannya digagas oleh Pastor James Bharataputra, SJ., seorang pastor yang berasal dari India dan sudah lebih dari 40 tahun menetap di Medan ini, terinspirasi dari peristiwa penampakan Bunda Maria kepada anak-anak di desa Velangkanni, sebuah desa kecil di tepi pantai yang berada di daerah Tamil Nadu, India. Penampakan tersebut terjadi pada abad ke-17. Di sana Bunda Maria disebut sebagai Annai Velangkanni atau Ibu dari Velangkanni. Karena terjadinya peristiwa itu, maka Velangkanni juga sering disebut sebagai Lourdes dari timur.

IMG_VEL05Graha Maria Annai Velangkanni mulai dibangun pada tahun 2001 dan selesai empat tahun kemudian. Bangunan unik ini terdiri dari dua lantai, dimana lantai dasar dipergunakan sebagai aula untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan, dan ruangan ibadah berada di lantai atasnya. Di dalam ruangan gereja juga terdapat balkon untuk menampung umat yang beribadah di sana kalau ruangan gereja yang tidak terlalu luas itu sudah penuh.

Dari arah halaman, untuk masuk ke dalam gereja, pengunjung akan melewati sebuah jalur jalan melengkung di kiri dan kanan pintu utama. Ke dua jalur jalan tersebut akan menyatu di depan pintu utama gereja yang seolah-olah dijaga oleh patung Santo Paulus dan patung Santo Fransiskus Xaverius di kiri dan kanannya. Jalur jalan itu sendiri dindingnya dipenuhi relief dengan warna-warna cerah yang menggambarkan penciptaan dunia seperti yang tertulis dalam Kitab Kejadian.

Di dalam ruangan gereja juga tidak kalah indahnya; di tembok kiri dan kanannya berjajar patung 12 rasul Yesus. Langit-langitnya yang cukup tinggi juga berhiaskan lukisan yang menggambarkan kehidupan bersakramen. Altarnya sendiri berlatar belakang lukisan perjamuan terakhir, sementara kubah di atas altar mengandung lukisan kedatangan Yesus di akhir jaman. Di sebelah kanan altar terdapat patung Annai Velangkani sedang menggendong bayi Yesus.

Di bagian luar, di sisi kanan bangunan gereja, terdapat sebuah Kapel di mana di dalamnya juga terdapat patung Annai Velangkani. Di bagian belakang Kapel ini terdapat sebuah taman kecil dengan patung Yesus yang sedang bercengkerama bersama anak-anak, sementara di bagian depan Kapel terdapat sebuah toko kecil yang menjual berbagai barang rohani dan buku doa.

Graha Maria Annai Velangkanni juga menjadi salah satu tujuan ziarah umat Katolik di Sumatera Utara, sekaligus juga menjadi salah satu tujuan wisata religi. Pada saat aku berkunjung ke sana, selain menjumpai umat yang memang datang untuk berdoa, aku juga menjumpai beberapa orang yang datang karena tertarik dengan keunikan bentuk bangunan gereja ini.–

Categories: Travel Pictures | Tags: , , , | 78 Comments

Create a free website or blog at WordPress.com.